Pancasila Sebagai Dasar Nilai Perkembangan Ilmu
10:50 PM
Era globalisasi menuntut adanya berbagai
perubahan. Demikian juga bangsa Indonesia pada saat ini terjadi perubahan
besar-besaran yang disebabkan oleh pengaruh dari luar maupun dari dalam negeri.
Kesemuanya di atas memerlukan kemampuan warga Negara yang mempunyai bekal ilmu
pengetahuan dan teknologi yang berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila.
Pengertian
Nilai pancasila
Dalam pandangan filsafat, nilai (value :
Inggris) sering dihubungkan dengan masalah kebaikan. Sesuatu dikatakan
mempunyai nilai, apabila sesuatu itu berguna, benar (nilai kebenaran), indah
(nilai estetika), baik (nilai moral), religius (nilai religi), dan sebagainya.
Nilai itu ideal, bersifat ide. Karena itu, nilai adalah sesuatu yang abstrak
dan tidak dapat disentuh oleh panca indera. Yang dapat ditangkap adalah barang
atau laku perbuatan yang mengandung nilai itu.
Nilai-nilai
Pancasila sebagai Dasar Negara
Asas-asas yang kita terima sebagai dalil yang
kuranglebih mutlak. Nilai dasar berasal dari nilai-nilai kultural ataubudaya
yang berasal dari bangsa Indonesia itu sendiri, yaituyang berakar dari
kebudayaan, sesuai dengan UUD 1945 yang mencerminkan hakikat nilai kultural.
Nilai-nilai
Pancasila sebagai Ideologi
Nilai-nilai Pancasila sebagai sumber nilai
bagi bangsa Indonesia dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara,
maksudnya sumber acuan dalam bertingkah laku dan bertindak dalam menentukan dan
menyusun tata aturan hidup berbangsa dan bernegara.
Nilai-nilai Pancasila merupakan nilai-nilai
yang digali, tumbuh dan berkembang dari budaya bangsa Indonesia, sehingga
menjadi ideologi yang tidak diciptakan oleh bangsa lain.
Menjadikan Pancasila sebagai ideology juga
merupakan sumber nilai, sehingga Pancasila merupakan asas kerokhanian bagi tertib
hokum Indonesia, dan meliputi suasana kebatinan (Geistlichenhintergrund) dari
UUD 1945 serta mewujudkan cita-cita hokum bagi hokum dasar negara.
Pancasila mengharuskan UUD mengandung isi
yanag mewajibkan pemerintah untuk memelihara serta menjaga budi pekerti
kemanusiaan dan cita-cita moral rakyat yang luhur.
Nilai-nilai
yang Terkandung dalam Pancasila
Nilai Ketuhanan
Nilai ketuhanan Yang Maha Esa Mengandung arti
adanya pengakuan dan keyakinan bangsa terhadap adanya Tuhan sebagai pancipta
alam semesta. Dengan nilai ini menyatakan bangsa indonesia merupakan bangsa
yang religius bukan bangsa yang ateis. Nilai ketuhanan juga memilik arti adanya
pengakuan akan kebebasan untuk memeluk agama, menghormati kemerdekaan beragama,
tidak ada paksaan serta tidak berlaku diskriminatif antarumat beragama.
Nilai Kemanusiaan
Nilai kemanusiaan yang adil dan beradab
mengandung arti kesadaran sikap dan perilaku sesuai dengan nilai-nilai moral
dalam hidup bersama atas dasar tuntutan hati nurani dengan memperlakukan
sesuatu hal sebagaimana mestinya.
Nilai Persatuan
Nilai persatuan indonesia mengandung makna
usaha ke arah bersatu dalam kebulatan rakyat untuk membina rasa nasionalisme
dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Persatuan Indonesia sekaligus
mengakui dan menghargai sepenuhnya terhadap keanekaragaman yang dimiliki bangsa
indonesia.
Nilai Kerakyatan
Nilai kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat
kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan mengandung makna suatu
pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat dengan cara musyawarah
mufakat melalui lembaga-lembaga perwakilan.
Nilai Keadilan
Nilai Keadilan sosial bagi seluruh rakyat
indonesia mengandung makna sebagai dasar sekaligus tujuan, yaitu tercapainya
masyarakat Indonesia Yang Adil dan Makmur secara lahiriah atauun batiniah.
Nilai-nilai dasar itu sifatnya abstrak dan normatif. Karena sifatnya abstrak
dan normatif, isinya belum dapat dioperasionalkan. Agar dapat bersifat
operasional dan eksplisit, perlu dijabarkan ke dalam nilai instrumental. Contoh
nilai instrumental tersebut adalah UUD 1945 dan peraturan perundang-undangan
lainnya.
Pancasila
Sebagai Paradigma pembangunan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi ( Iptek )
Pancasila sebagai paradigma pembangunan iptek
mengandung pengertian bahwa pancasila memberikan dasar nilai bagi pembangunan
Iptek demi kesejahteran manusia. Dengan kata lain, dalam pengembangan Iptek,
pancasila harus dijadikan sumber nilai, kerangka berfikir serta dasar
moralitas.
Adapun
hakekat pancasila sebagai paradigma pembangunan Iptek adalah sebagai berikut:
a. Sila
Ketuhanan Yang Maha Esa memberikan dasar atau landasan bahwa pembangunan Iptek
tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan atau diciptakan, tetapi juga harus
mempertimbangkan maksud dan akibat bagi manusia dan lingkungannya. Pengolahan
diimbangi dengan melestarikan. Sila ini menempatkan manusia dialam semesta
bukan sebagai pusatnya, melainkan sebagai bagian sistematik dari alam yang
diolahnya.
b. Sila
Kemanusiaan yang Adil dan Beradap memberikan landasan bahwa pembngunan Iptek
harus bersifat beradap dan diabadikan untuk peningkatan harkat dan martabat
manusia. Oleh karena itu, pembangunan Iptek harus didasarkan kepada tujuan
dasarnya untuk mewujudkan kesejahteraan manusia serta peningkatan harkat dan
martabat manusia.
c. Sila
persatuan Indonesia memberikan arahan bahwa pembangunan iptek hendaknya dapat
mengembangkan nasionalisme, kebesaran bangsa dan keluhuran bangsa sebagai
bagian umat manusia.
d. Sila
kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksaan dalam permusyawaratan/perwakilan
mendasari pembangunan iptek secara demokratis. Artinya, setiap ilmuwan harus
memiliki kebebasan untuk mengembangkan Iptek. Selain itu dalam pembangunan
Iptek, setiap ilmuwan harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan
harus ,memiliki sikap terbuka, artinya terbuka untuk dikritik, dikaji ulang
maupun dibandingkan dengan teori lainnya.
e. Sila
keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia mengkomplementasikan pembangunan
iptek haruslah menjaga keseimbngan keadilan dalam kehidupan kemabusiaan, yaitu
keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri, manusia dengan
Tuhannya, manusia dengan manusia lainnya, manusia dengan masyarakat bangsa dan
negara serta manusia dengan alam lingkungannya.
Kesimpulan
Dapat diambil kesimpulan bahwa setiap detik
yang terlewati selalu menghasilkan perubahan dan perkembangan. Di Era
Globalisasi ini segala upaya dilakukan demi kemajuan taraf hidup dan martabat
manusia sebagai ciptaan Tuhan yang paling sempurna. Berbagai buah pikiran manusia
telah terlahir menandakan dunia Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi terus
berkembang. Bangsa Indonesia yang merupakan bangsa berkembang, selalu berusaha
mengejar segala kemajuan dan perkembangan IPTEK. Disadari atau tidak gejala
globaisasi sudah terjangkit di negeri ini. Ketergantungan masyarakat terhadap
hasil karya perkembangan IPTEK semakin melekat. Pemerintah sebagai pihak
pemegang amanat mau tidak mau harus mengikuti irama kehidupan bangsa ini.
Layaknya sang eksekutif mereka memiliki kewajiban atas nasib bangsa ini. Maka
dari itu sudah sepatutnya mereka menanamkan dasar-dasar nilai Pancasila dalam
perkembangan IPTEK di bumi pertiwi ini. Pantaslah Pancasila dijadikan pijakan
dalam melangkah sebab telah diakui bahwa Pancasila merupakan ideologi bangsa
Indonesia yang tak lekang oleh waktu. Sila-sila pancasila harus menjadi sumber
nilai, kerangka pikir serta basis moralitas bagi pengembangan IPTEK. Sehingga
ke depannya segala perkembangan dan kemajuan IPTEK yang telah dicapai tidak
salah arah dan tepat pada tujuan, yaitu menciptakan masyarakat yang adil,
makmur dan sejahtera dengan kunci dasar persatuan rakyat Indonesia.Hakekat
kedudukan pancasila sebagai paradigma pembangunan mengandung pengertian bahwa
dalam segala aspek pembangunan nasional, harus berlandaskan pada nilai-nilai
yang terkandung dalam sila-sila pancasila.
0 comments